Ingin tahu bagaimana Camel Live akan menayangkan Piala Dunia? Bookmark halaman khusus Piala Dunia kami dan bergabunglah bersama kami untuk menikmati semua momen seru turnamen bulan Juni ini.
Thomas Partey, wakil kapten tim nasional Ghana dan gelandang Villarreal, tengah menghadapi masalah hukum serius. Ia akan diadili di Inggris atas tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan penyerangan seksual, dan ia membantah tidak bersalah atas semua tuduhan tersebut.

FIFA memproyeksikan Piala Dunia kali ini akan menjadi ajang olahraga yang paling banyak ditonton dalam sejarah. Digelar di tiga negara, turnamen ini akan menarik audiens televisi global yang sangat besar. Bagi sebagian besar pemain, Piala Dunia merupakan puncak karier mereka. Bagi Partey, namun, ini berarti tampil di panggung paling disorot sejak proses pidana terhadap dirinya dimulai.
Gelandang berusia 32 tahun itu awalnya dijadwalkan menjalani sidang pada November lalu, tetapi persidangan ditunda hingga awal 2027. Ia meninggalkan Arsenal saat kontraknya habis pada Juli 2025. Hanya empat hari kemudian, ia didakwa atas lima tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan penyerangan seksual terkait tiga perempuan, dengan dugaan peristiwa terjadi antara 2021 dan 2022. Pada Februari 2026, dua dakwaan pemerkosaan tambahan diajukan terkait seorang perempuan keempat, yang peristiwanya berasal dari 2020. Ia mengajukan pembelaan tidak bersalah pada April dan mendapat penangguhan bersyarat di Pengadilan Mahkota Southwark, London, yang mewajibkannya melapor ke polisi 24 jam sebelum melakukan perjalanan internasional apa pun.
Pelatih kepala Ghana Carlos Queiroz membela keputusannya memanggil Partey. “Sejauh yang saya ketahui, asas praduga tak bersalah berlaku untuk semua kasus di Inggris, Portugal, dan di mana pun di dunia sampai pengadilan mengeluarkan putusannya. Sayangnya, media sosial dan sejumlah media kini bertindak tanpa impunitas, mengutuk orang sebelum mereka mendapat kesempatan untuk membela diri.”
Partey dicemooh suporter tuan rumah setiap kali menyentuh bola saat laga persahabatan Ghana melawan Wales, skenario yang sudah biasa baginya di tanah Inggris. Laga mendatang antara Ghana dan Inggris pada 23 Juni akan membuatnya kembali berhadapan dengan publik Inggris.
Partey pertama kali menjadi subjek penyelidikan polisi pada Februari 2022. Arsenal tetap memainkannya dalam lebih dari 100 pertandingan selama periode itu. Setelah meninggalkan klub musim panas lalu, ia menandatangani kontrak dua tahun dengan Villarreal. Klub La Liga itu mengeluarkan pernyataan yang menyebut akan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Ia telah tampil dalam 32 pertandingan untuk Villarreal musim ini, dan cemoohan terus mengikutinya ke mana pun ia bermain.




