none

Mantan Pelatih Jerman Löw Incar Kontrak Jangka Pendek untuk Latih Ghana di Piala Dunia

Vincenzo Golazzo
icon_like_uncheck14

Menurut laporan media Ghana, mantan pelatih kepala Jerman Joachim Löw, yang meninggalkan posisinya lima tahun lalu, mungkin akan kembali melatih dalam jangka pendek. Ahli taktik asal Jerman berusia 66 tahun ini sedang dalam negosiasi dengan Asosiasi Sepak Bola Ghana untuk kontrak jangka pendek, dengan prospek untuk memimpin tim di Piala Dunia FIFA 2026 mendatang.

Laporan mengindikasikan bahwa kontrak tersebut akan berjalan dari sekarang hingga berakhirnya Piala Dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko musim panas ini. Asosiasi Sepak Bola Ghana bahkan telah menawarkan gaji bulanan sekitar 150.000 euro. Namun, berita ini sebaiknya disikapi dengan hati-hati untuk saat ini.

Tim nasional Ghana baru saja mengalami pergantian pelatih. Pelatih kepala Otto Addo diberhentikan menyusul kekalahan 1-2 dari Jerman dalam pertandingan persahabatan. Sebelumnya, tim tersebut menderita kekalahan memalukan 1-5 dari Austria, dengan performa keseluruhan yang gagal memenuhi ekspektasi. Di babak penyisihan grup Piala Dunia, Ghana ditempatkan di Grup L yang sangat kompetitif, menghadapi lawan-lawan termasuk Inggris, Kroasia, dan Panama.

Direktur Teknis Asosiasi Sepak Bola Ghana Winfried Schäfer diyakini telah memainkan peran kunci dalam pencarian pelatih kepala baru. Terutama, Schäfer dan Löw memiliki sejarah bersama dari masa mereka di Karlsruher SC dan VfB Stuttgart, serta menjaga hubungan yang baik. Selain itu, ada saran bahwa Schäfer sendiri mungkin turun tangan sementara untuk melatih tim di Piala Dunia.

Ghana saat ini berada di bawah tekanan waktu. Otto Addo, yang telah memimpin selama dua tahun, hanya mencatatkan 8 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 9 kekalahan dalam 22 pertandingan, dan tim gagal lolos ke putaran final Piala Afrika. Ghana juga tersingkir di babak penyisihan grup pada Piala Dunia Qatar 2022.

Jika Löw akhirnya ditunjuk, ini akan menjadi keempat kalinya ia memimpin tim di Piala Dunia sebagai pelatih kepala, yang pastinya akan menjadi sorotan utama turnamen tersebut.