none

Wawancara Eksklusif Dembélé: Berambisi Menjuarai Beberapa Ballon d'Or Lagi

PSGMonarchs
icon_like_uncheck15

Dalam wawancara eksklusif yang akan disiarkan lengkap pada Kamis di program Rothen s'enflamme di radio RMC, penyerang Paris Saint-Germain Ousmane Dembélé berbicara tentang target ambisiusnya secara kolektif dan individu. Di antaranya adalah gelar UEFA Champions League keduanya, trofi Piala Dunia FIFA keduanya, Ballon d'Or keduanya... Internasional Prancis ini masih penuh dengan hasrat.

Bagaimana jika 2026 menjadi tahun ketika Ousmane Dembélé meraih banyak gelar “kedua”? Sepuluh hari sebelum final UEFA Champions League melawan Arsenal, penyerang Paris Saint-Germain itu memberikan wawancara eksklusif berdurasi panjang kepada acara Rothen s'enflamme di RMC. Dalam pembicaraan tersebut, pemain asal Prancis itu mengungkapkan ambisinya baik di level kolektif maupun individu. Sebab dalam hitungan beberapa bulan, Dembélé bisa saja meraih gelar Liga Champions kedua bersama Paris, Piala Dunia kedua bersama Prancis, dan Ballon d'Or keduanya.

Jean-Pierre Papin, pemenang Ballon d'Or 1991 dan kini analis RMC, mengajukan pertanyaan kepada kompatriotnya itu: “Keberuntunganmu adalah di tim Paris Saint-Germain yang kuat ini, kamu masih punya kesempatan untuk memenangi Ballon d'Or kedua. Saya hanya ingin tahu apakah ini selalu menjadi tujuan prioritasmu?”

Dembélé menjawab: “Ketika Anda memenangi sesuatu sekali, Anda ingin memenanginya berkali-kali. Tapi tentu saja, saya selalu mengutamakan tim. Yang paling penting adalah memenangi Liga Champions. Saya juga punya tujuan lama untuk membantu tim nasional Prancis menjalani Piala Dunia yang hebat. Kita lihat saja nanti setelah itu.”

Untuk itu, Pemain Terbaik Ligue 1 yang telah mencetak 19 gol dan memberikan 11 assist di semua kompetisi berharap bisa terus memenuhi tuntutan performa tingkat tinggi sambil menjalankan instruksi taktis dari pelatih Luis Enrique. Ia mengatakan dalam acara itu: “Saya berusaha memberikan yang terbaik di setiap umpan, setiap pertandingan, berusaha mengolah setiap bola yang saya terima dengan baik, dan menjadi contoh...”

Ia menambahkan: "Pendekatan ini berhasil untuk saya selama dua tahun terakhir. Pelatih sudah berbicara kepada saya dan mengatakan bahwa saya punya peran penting di tim—menjadi contoh bagi para pemain senior maupun pemain muda. Saya berharap bisa tetap efisien di pertandingan besar maupun kecil." Ia menutup dengan: “Saya lapar akan gol, assist, dan trofi.”