Pelatih kepala Brasil Carlo Ancelotti telah mengonfirmasi bahwa Neymar akan masuk dalam skuad pertandingan untuk menghadapi Skotlandia dan telah menyusun rencana comeback yang terperinci untuk sang penyerang.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Ancelotti memberikan pembaruan soal kondisi Neymar: “Neymar tersedia untuk dipilih dan siap untuk laga besok melawan Skotlandia. Ia menjalani latihan yang sangat baik minggu ini, dan kami sangat senang bisa menyambutnya kembali. Ia adalah talenta kelas dunia.”
Pemikiran taktis Ancelotti sudah jelas: Neymar belum tampil dalam pertandingan kompetitif selama lebih dari sebulan, sehingga ketajaman bermain dan kondisi fisiknya belum berada di level puncak. Karena itu, sang pelatih berencana memberi Neymar menit bermain hanya ketika situasi pertandingan relatif aman.
Ancelotti menegaskan bahwa ia tidak akan langsung memasukkan Neymar ke situasi bertekanan tinggi untuk menyelamatkan tim jika Brasil tertinggal. Langkah protektif ini bertujuan mencegah cedera baru di tengah duel-duel fisik yang intens, dengan tujuan utama membiarkan Neymar menyelesaikan penyesuaian kebugaran pertandingan terakhirnya melalui menit bermain kompetitif yang sesungguhnya.
Dalam kerangka taktis Ancelotti, Neymar akan menjalani perubahan posisi besar. Sang pelatih secara tegas menyatakan Neymar tidak akan lagi beroperasi sebagai winger, melainkan bergerak ke area tengah untuk bermain sebagai false nine, yang juga dikenal sebagai penyerang bayangan.
Ancelotti menjelaskan: “Neymar perlu beroperasi di area sentral, bukan terus bertahan di sisi lapangan. Ia tidak akan bermain melebar; ia akan dipasang sebagai striker atau second striker. Itulah peran yang saat ini dijalankan Vinicius dan Raphinha untuk kami.”
Perubahan posisi ini mengurangi beban defensif Neymar sekaligus memaksimalkan kemampuan kreasi dan koneksi permainannya. Dalam pertandingan, ia bisa berganti posisi dengan Matheus Cunha, penyerang tengah yang aktif melakukan pressing, atau mengambil alih peran dari Lucas Paquetá.




