Pada laga pertama Piala Dunia, Irak akan bertemu Norwegia. Dari kekuatan di atas kertas hingga performa terkini, ini adalah duel yang timpang.
Bisa tampil di panggung Piala Dunia saja sudah merupakan pencapaian yang patut dihormati bagi Irak. Namun secara objektif, total nilai skuad tim ini bahkan tidak sampai 15 juta euro, peringkat dunia mereka berada di luar 50 besar, dan tidak ada satu pun pemain di skuat yang merupakan pemain inti di lima liga top Eropa. Dalam laga uji coba terbaru, mereka memang berhasil menahan imbang Spanyol 1-1, tetapi dalam pertandingan itu Spanyol mencatat lebih dari 20 tembakan sepanjang laga, dan Irak bertahan dengan rapat serta mengandalkan keberuntungan. Kekalahan 0-2 dari Venezuela pada 10 Juni justru lebih mencerminkan kekuatan mereka yang sebenarnya — saat menghadapi tim papan tengah Amerika Selatan, Irak sepanjang laga berada dalam tekanan dan nyaris tanpa perlawanan.
Norwegia berada di level yang berbeda. Total nilai skuad mereka menembus lebih dari 450 juta euro, dengan peringkat dunia di posisi ke-11. Ødegaard, Haaland, Sørloth, Ryerson, Østigård — ini adalah poros lengkap dari lima liga top Eropa. Haaland pada musim lalu mencetak 45 gol di semua kompetisi bersama Manchester City; menghadapi lini belakang Irak seperti ini, daya dobraknya hampir bersifat menghancurkan. Dalam 10 laga kompetitif terakhir, Norwegia mencetak 31 gol, atau lebih dari 3 gol per laga, dengan daya serang yang di Eropa hanya kalah dari Prancis dan Portugal.
Dari sisi handicap, bandar awalnya membuka Norwegia memberi satu gol/setengah, lalu naik menjadi tim tamu memberi satu gol setengah/dua gol, dan di beberapa perusahaan bahkan sempat menyentuh dua gol. Odds kemenangan Norwegia turun hingga sekitar 1.20. Kenaikan lini yang melompati level seperti ini menunjukkan ekspektasi pasar terhadap kemenangan besar Norwegia terus meningkat. Dalam 10 pertandingan terakhir, Irak selalu kalah saat menghadapi lawan yang sedikit lebih kuat (seperti Arab Saudi, Aljazair, dan Venezuela), serta rata-rata kebobolan lebih dari 2 gol per laga, sehingga kemampuan mereka untuk menahan tekanan terbilang terbatas.
Secara keseluruhan, Norwegia unggul telak dalam kualitas, sedang dalam performa panas, dan memiliki Haaland sebagai ujung tombak super mematikan. Lini belakang Irak akan sulit menahan tekanan terus-menerus selama 90 menit. Norwegia diperkirakan menang dengan selisih 2 gol atau lebih, dengan skor yang condong ke 0-2 atau 1-3.