Beberapa bandar seragam membuka pasar dengan garis 3 gol, dengan koefisien untuk opsi over terkonsentrasi di kisaran rendah 0,78 hingga 0,85. Ini menunjukkan adanya niat pencegahan yang jelas. Sebagian bandar bahkan menaikkan garis dari 2,5/3 gol ke 3 gol, namun koefisien over justru terus turun, yang merupakan pola klasik untuk mengantisipasi over. Sementara itu, beberapa perusahaan tetap bertahan di garis 2,5 gol, dengan koefisien over ditekan hingga level sangat rendah 0,50, menandakan kontrol risiko yang sangat kuat.
Dari sisi dasar, tuan rumah memiliki tingkat over 50 persen dalam 10 laga terakhir, sementara tim tamu mencatat tingkat over lebih dari 60 persen dalam 8 laga terakhir. Gaya permainan kedua tim dalam periode اخیر sama-sama cenderung terbuka. Dalam 5 pertemuan terakhir, ada 3 kali total gol mencapai 3 atau lebih. Dengan garis yang rendah serta karakter serangan dan pertahanan kedua tim, arah over layak diunggulkan.