Pada tahap awal pembukaan, banyak lembaga memasang tim tuan rumah sebagai favorit setengah gol, dengan harga tim tuan rumah terkonsentrasi di kisaran tinggi 1,03 hingga 1,07, sementara harga tim tamu ditekan di level rendah 0,72 hingga 0,75. Memasuki jendela jelang laga, pergerakan handicap semakin condong ke tim tamu. Sebagian lembaga menaikkan dari handicap imbang ke favorit setengah gol, harga tim tuan rumah didorong naik ke level sangat tinggi 1,08 bahkan 1,13, sementara harga tim tamu terus turun, dan di beberapa perusahaan sudah ditekan ke sekitar 0,70. Kenaikan harga tim tuan rumah dan penurunan harga tim tamu menunjukkan bahwa lembaga secara aktif menyesuaikan arah, dan kepercayaan pasar terhadap tim tamu terus terakumulasi.
Dari sisi fundamental, kedua tim sama-sama mengoleksi 29 poin di liga musim ini, sehingga kekuatan mereka sangat berdekatan. Dalam 6 pertemuan terakhir, ada 4 laga dengan selisih maksimal 1 gol, dan jalannya pertandingan kerap berlangsung ketat. Tim tuan rumah memiliki tingkat kemenangan 40 persen dalam 10 laga terakhir, performanya biasa saja. Tim tamu justru mencatat win rate handicap 60 persen dalam 10 laga terakhir, tampil lebih stabil. Di ajang piala yang dimainkan di tempat netral, kedua tim tidak mendapat keuntungan sebagai tuan rumah. Pergerakan handicap dengan jelas mengarah ke tim tamu.