Oke, kawan-kawan, mari kita bedah laga babak 16 besar antara USA dan Belgia di Seattle ini.
Amerika Serikat bermain di kandang sendiri, seluruh skuad mereka masih muda dan tak kenal lelah, mereka menekan sejak kick-off sampai peluit akhir. Keuntungan besar juga, Balogun yang sebelumnya terkena skorsing kini ditangguhkan, jadi striker utama mereka tersedia untuk memimpin lini depan. Pulisic dan Dest terus membongkar sisi sayap tanpa henti, dan bek tengah Belgia yang sudah menua jelas tak mampu mengikuti kecepatan mereka yang luar biasa. Satu-satunya kelemahan USA adalah bek sayap yang terlalu sering naik membantu serangan dan meninggalkan celah besar di lini belakang untuk serangan balik.
Belgia dipenuhi talenta kelas dunia: De Bruyne, Lukaku, dan Doku menggerakkan serangan mereka, mereka akan mendominasi penguasaan bola dan membombardir kotak penalti dengan umpan silang setiap beberapa menit. Masalahnya, lini belakang mereka sudah lewat masa terbaiknya, lambat berputar, dan rapuh di setiap laga grup. Lebih buruk lagi, mereka bermain penuh 120 menit di babak sebelumnya, dan semua starter mereka pasti kelelahan begitu memasuki menit ke-60.
Kita semua masih ingat pertemuan 2014 yang berakhir tanpa gol setelah 90 menit murni berkat heroik Tim Howard. Kali ini kedua tim punya penyelesai akhir yang tajam dan pertahanan yang goyah, jadi peluang-peluang bersih akan menumpuk sepanjang laga. Ini jelas bukan pertandingan ketat dan minim gol yang berjalan alot. Saya menjagokan over 2,75 total gol di laga ini.