Pada tahap awal pembukaan, banyak institusi membuka di 2,5 gol, dengan water level untuk over terkonsentrasi di kisaran rendah 0,77 hingga 0,88, tanda kewaspadaan sudah terlihat. Memasuki jendela jelang laga, handicap muncul dengan penyesuaian kolektif, mayoritas institusi menaikkan dari 2,5 gol ke 2,5/3 gol. Setelah kenaikan handicap, water level untuk over tidak melonjak, justru semakin ditekan dari level rendah di awal menjadi kisaran 0,78 hingga 0,85, bahkan ada sebagian institusi yang turun dari 0,86 di awal menjadi 0,78. Ada pula satu institusi yang langsung menaikkan dari 2,5 gol ke 3 gol, dengan water level over disesuaikan dari 0,79 menjadi 1,00. Handicap naik tetapi water level tidak naik, bahkan turun; operasi seperti ini jelas bukan untuk memancing, melainkan langkah institusi yang aktif menurunkan risiko pembayaran pada arah over. Yang lebih perlu diperhatikan, sebagian institusi yang tetap bertahan di garis 2,5 gol justru menekan water level over dari 0,83 hingga 0,85 di awal menjadi posisi sangat rendah 0,57 hingga 0,61, dengan upaya pengendalian payout yang sangat kuat.
Dari sisi fundamental, Jerman meraih dua kemenangan beruntun dan sudah lebih dulu memastikan lolos, tetapi tim ini dalam 10 laga terakhir selalu menang dan telah mencetak 3/4 gol, dengan rata-rata 3,4 gol per pertandingan—daya serang yang bisa dibilang menakutkan. Meski melakukan rotasi dalam skala tertentu, Jerman tetap memiliki kemampuan menyerang yang sangat dominan berkat kedalaman lini depan yang mumpuni. Ekuador baru mengoleksi 1 poin dari dua laga, sehingga pada laga terakhir mereka wajib tampil habis-habisan untuk menjaga harapan lolos. Dalam 10 pertandingan terakhir, rasio over Ekuador memang hanya tiga puluh persen, tetapi itu karena banyak laga melawan lawan yang seimbang atau karena Ekuador memilih mengontrol permainan. Menghadapi Jerman kali ini, begitu kebobolan lebih dulu mereka harus keluar menyerang, dan ruang di lini belakang akan terbuka lebar. Dua pertemuan sebelumnya antara kedua tim semuanya menghasilkan over, dengan skor 3-0 dan 4-2. Bek kiri Jerman, Brown, dan bek tengah Schlotterbeck absen karena cedera, sehingga lini pertahanan mereka bukan tanpa celah; Ekuador juga punya kemampuan untuk mencetak gol. Jika menggabungkan kenaikan handicap dengan water level rendah serta motivasi kedua tim, laga ini layak diyakini akan menghadirkan penampilan yang menarik dari обе pihak.