Menurut Miguel Delaney, jurnalis dari The Independent, Arsenal telah mengamankan terobosan dalam negosiasi dengan Vinicius. Kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan garis besar tentang kerangka persyaratan pribadi, yang dapat membuka jalan bagi transfer besar ini.

Meski demikian, masih ada jalan panjang sebelum kesepakatan ini rampung. Real Madrid dan sang pemain masih lebih memilih dia bertahan di klub.
Namun, dengan hanya tersisa satu tahun dalam kontrak Vinicius, keadaan bisa mendorongnya untuk bergabung dengan Arsenal. Dipahami bahwa situasi ini memasuki fase penentuan, dan masa depan Vinicius bisa diputuskan minggu ini.
Terdapat perbedaan pendapat besar antara Real Madrid dan Vinicius mengenai kontrak baru. Satu perselisihan utama berpusat pada persentase hak citra, area di mana Arsenal siap menawarkan fleksibilitas yang jauh lebih besar. Pembahasan juga mencakup apakah kontrak yang sepadan dengan status Vinicius dapat diberikan.
Kubu Vinicius mendorong gaji yang sebanding dengan Kylian Mbappé, namun tawaran Real Madrid jauh di bawah target itu. Selain itu, setelah merekrut pemain seperti Marc Cucurella dan kedatangan Diomande yang diharapkan, Real Madrid perlu penjualan pemain untuk menyeimbangkan pengeluaran mereka.
Oleh karena itu, Real Madrid tidak bersedia membiarkan Vinicius pergi dengan gratis musim panas mendatang. Hal ini membatasi biaya transfer yang bisa mereka minta jika memilih untuk menjual, meskipun angkanya tetap akan besar.
Sementara itu, Arsenal bertujuan memperkuat opsi serangan mereka dan telah menyisihkan anggaran yang cukup untuk perekrutan semacam itu. Hanya sedikit target di pasaran yang memiliki profil elit yang sama seperti Vinicius.
Bahkan di era kekuatan finansial yang belum pernah terjadi sebelumnya di dalam Liga Premier, superstar global sejati jarang pindah ke liga ini saat masih dalam masa puncak. Masih banyak detail yang perlu diselesaikan, namun petinggi Arsenal yakin perkembangan bergerak positif, dan Vinicius terbuka untuk pindah ke Arsenal.
Arsenal juga tengah mengejar target transfer lainnya secara paralel, dengan Julián Álvarez tetap menjadi pemain yang sangat diminati oleh mereka.




