none

Direktur Tim Nasional Mesir: Mohamed Salah Sebaiknya ke Arab Saudi, Pindah ke MLS Akan Berujung pada Ketidakpopuleran

RedKopLegacy
icon_like_uncheck21

Dalam wawancara dengan media, direktur tim nasional Mesir Ibrahim Hassan membahas masa depan penyerang Liverpool Mohamed Salah, menasihatinya untuk tidak pindah ke Major League Soccer (MLS) setelah meninggalkan Liverpool pada akhir musim, karena ia percaya pilihan ini bisa membuat penyerang tersebut menghilang dari sorotan publik.

Salah yang berusia 33 tahun belum memutuskan tujuan berikutnya. Ia baru saja mengakhiri karier gemilang selama sembilan tahun di Liverpool, di mana ia memenangkan dua gelar Premier League dan satu trofi UEFA Champions League. Komisaris MLS Don Garber menyatakan bahwa ia ingin melihat Salah di liga tersebut, tapi tidak yakin apakah ada tim yang akan mencoba mendatangkannya.

"Secara pribadi, saya lebih suka ia bertahan di Eropa," kata Ibrahim Hassan dalam wawancara dengan On Sports. “Saya dengar Paris Saint-Germain, Bayern Munich, dan beberapa klub Serie A tertarik padanya. Pindah ke MLS? Itu akan membawanya terlalu jauh dari sorotan. Orang-orang tidak akan lagi mengingat Salah, sama seperti saya tidak terlalu memperhatikan Lionel Messi sekarang—saya bahkan tidak lagi menontonnya bermain.”

Kapten Argentina bergabung dengan Inter Miami CF pada 2023 setelah bermain untuk Barcelona dan Paris Saint-Germain, hanya beberapa bulan setelah memenangkan Piala Dunia. Sejak itu, ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub tersebut.

Hassan mengatakan bahwa jika Salah memilih untuk tidak bertahan di Eropa, Saudi Pro League akan menjadi tujuan yang cocok. "Jika ia tidak mendapat tawaran dari Eropa, maka pindah ke Liga Saudi akan menjadi pilihan bagus, terutama dengan kehadiran bintang-bintang seperti Cristiano Ronaldo di sana," tambah Hassan.

Mesir akan bertanding melawan Spanyol dalam laga persahabatan di Barcelona pada Selasa ini, setelah mengalahkan Arab Saudi 4-0 di Jeddah pada Jumat lalu. Juara Piala Afrika tujuh kali ini berada di Grup G Piala Dunia bersama Belgia, Selandia Baru, dan Iran. Turnamen akan digelar dari 11 Juni hingga 19 Juli.