Beberapa sumber mengungkapkan bahwa manajer Paris Saint-Germain Luis Enrique merupakan salah satu kandidat utama untuk mengambil alih posisi manajer Manchester United di akhir musim. Namun, serupa dengan kandidat utama sebelumnya yaitu Thomas Tuchel dan Carlo Ancelotti, pelatih asal Spanyol ini akan menolak tawaran United dan menandatangani perpanjangan kontrak dengan Paris Saint-Germain, memaksa Setan Merah mencari kandidat lain sekali lagi.

Sumber dari Paris menegaskan bahwa Enrique akan menandatangani kontrak baru dengan Paris Saint-Germain setelah kontrak saat ini berakhir pada 2027. Presiden klub Nasser Al-Khelaifi telah bolak-balik ke Qatar dalam beberapa minggu terakhir karena konflik di Iran tetangga untuk memastikan keselamatan keluarganya, dan ia juga berharap mengamankan masa depan jangka panjang Enrique.
Orang dalam mengklaim bahwa penandatanganan wonderkid Spanyol Dro Fernández sebelum klub-klub top Eropa lainnya dimaksudkan untuk meyakinkan Enrique bahwa Paris Saint-Germain sepenuhnya mendukung rencana jangka panjangnya di ibu kota Prancis.
Diketahui bahwa ketertarikan Manchester United terhadap Enrique berasal dari CEO Omar Berrada dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox, sementara pemilik klub Ineos diyakini lebih menyukai penunjukan Michael Carrick – setidaknya secara sementara – jika mantan gelandang itu bisa membawa tim kembali ke Liga Champions. Pandangan umum adalah bahwa jika Carrick bisa mencapai ini, ia pantas mendapatkan lebih banyak waktu untuk mendorong perubahan berkelanjutan.
Sumber klub menegaskan bahwa belum ada kontak dengan kandidat mana pun, karena mereka merasa segalanya berjalan lancar saat ini dan tidak ingin menimbulkan gangguan yang tidak perlu. Tidak ada keputusan yang akan diambil hingga akhir musim, pada saat itu Enrique kemungkinan besar sudah mundur dari perlombaan.
Mantaaan manajer Barcelona memang memiliki ambisi untuk melatih di Premier League suatu hari nanti, tapi pria berusia 55 tahun ini memiliki banyak waktu untuk mewujudkan aspirasi tersebut. Ia fasih berbahasa Inggris dan, dengan pengalamannya melawan tim-tim Inggris, ia akan cepat beradaptasi dengan Premier League.
Seorang sumber menambahkan bahwa masa depan Pep Guardiola bisa memengaruhi pertimbangan Enrique. Keduanya sebelumnya bekerja sama di Barcelona, dan siapa yang menggantikan Guardiola sebagai manajer Manchester City ketika ia akhirnya memutuskan pergi akan sangat penting bagi Enrique. Jika Guardiola bertahan satu tahun lagi untuk menyelesaikan kontraknya, seperti yang diyakini banyak orang dalam, maka Manchester City juga akan mencari pelatih kepala elit lainnya, yang setidaknya pernah memenangkan Liga Champions.




