none

Cedera Kecil yang Berulang Menimbulkan Beban Psikologis pada Jamal Musiala; Ia Bertekad Kembali ke Performa Puncak di April

Vincenzo Golazzo
icon_like_uncheck22

Bayern Munich direktur olahraga Christoph Freund menyatakan bahwa Jamal Musiala sedang menghadapi tekanan psikologis akibat absen berulang dari tim.

Sejak leg pertama babak 16 besar Liga Champions tandang melawan Atalanta, Musiala terpaksa menghentikan tugas bermainnya karena reaksi nyeri di area pergelangan kaki kirinya yang telah dioperasi. Ia juga akan absen dari laga uji coba Timnas Jerman mendatang melawan Swiss dan Ghana.

Pada Juli 2025, Musiala mengalami patah tulang fibula dan beberapa cedera ligamen, diikuti periode rehabilitasi selama tujuh bulan. Namun, hanya dua bulan setelah kembali, ia mengalami nyeri di kaki yang telah dioperasi dan harus kembali absen. Meskipun situasi ini tidak jarang terjadi, Freund mengungkapkan bahwa absen berulang ini tetap menimbulkan beban psikologis bagi sang pemain.

Freund membuat pernyataan ini setelah kemenangan Bayern 4-0 atas Union Berlin di kandang pada laga Bundesliga: “Saat ini tidak mudah bagi Jamal karena ia terus mengalami kemunduran kecil-kecilan.”

Penampilan terakhir Musiala untuk tim nasional Jerman adalah pada 23 Maret 2025, di leg kedua perempat final UEFA Nations League melawan Italia, yang kini sudah setahun lalu. Bagi pemain ambisius seperti Musiala, yang dikenal dengan kepribadiannya yang agak tidak sabar, situasi saat ini jauh dari ideal.

Pemain internasional Jerman itu sendiri mengungkapkan belum lama ini: “Saya sudah melakukan banyak latihan tambahan agar kaki saya terasa lebih fleksibel, tapi ada hari-hari di mana masih terasa agak kaku.”

Menurut laporan, nyeri tersebut terutama disebabkan oleh tendon yang cedera pada musim panas 2025. Wartawan mengetahui bahwa akibatnya, saat ini ia hanya bisa melakukan latihan sepeda statis indoor dan latihan pemulihan dasar ringan di bawah bimbingan pelatih rehabilitasi.

Meski begitu, Freund menyatakan: “Musiala sedang dalam jalur yang sangat baik, dan ini memang cedera yang sulit diatasi. Kami sering berkomunikasi dengannya, dan ia menjaga kontak erat dengan departemen medis serta staf pelatih kami. Saya yakin ia dalam kondisi yang sangat stabil dan kini menantikan dua atau tiga bulan ke depan.”

Masih belum pasti apakah Musiala bisa comeback di laga liga Bayern berikutnya melawan Freiburg setelah jeda internasional. Pelatih kepala Vincent Kompany baru-baru ini menyatakan harapannya agar Musiala bisa kembali sesuai jadwal, tapi segalanya tidak boleh dipaksakan. Yang jelas, Musiala bertekad untuk kembali ke performa puncaknya di April, apa pun situasinya, agar bisa bergabung dengan Bayern di tahap krusial perebutan gelar tepat waktu dan menghindari masalah kaki saat mengikuti Piala Dunia.