Bek kiri Barcelona Alejandro Balde telah mengalami lima perubahan dramatis hanya dalam tiga hari. Menyusul kedatangan João Cancelo dan pernyataan publik Hansi Flick yang menegaskan bahwa Balde “tidak fokus pada tim”, masa depan bek lulusan akademi ini di Barcelona menjadi sangat tidak pasti.

Inilah cerita lengkapnya: sejauh ini, saga yang terus bergulir ini telah berlangsung dalam lima babak.
Babak 1: Pada hari Kamis, agen Jorge Mendes tiba di Barcelona untuk acara presentasi rekrutan baru sisi kiri, João Cancelo. Setelah itu, ia bertemu dengan direktur olahraga Deco untuk membahas masa depan Marc Casadó, Guille, dan Alejandro Balde.
Babak 2: Dalam konferensi pers pada hari Sabtu, secara mengejutkan Hansi Flick membuka pintu bagi Jules Koundé dan Alejandro Balde untuk hengkang, dengan menyatakan bahwa ia telah berbicara secara jelas dengan mereka. “Kita harus menunggu sampai bursa transfer ditutup.”
Babak 3: Pada Minggu pagi, Alejandro Balde tidak dimasukkan ke dalam skuad pertandingan melawan Elche. Bek kiri yang masuk dalam skuad adalah João Cancelo dan Jordi Pesquer. Xavi Espart akhirnya tampil sebagai starter di posisi itu dan memberikan performa impresif dengan rating tinggi.
Babak 4: Sebelum kick-off, saat berbicara kepada mikrofon Movistar, Hansi Flick berbicara blak-blakan: “Saya berbicara dengan Alejandro Balde pagi ini. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak menganggap dia berada pada 100 persen, dan bahwa dia harus menjernihkan pikirannya, lalu kami akan berbicara lagi.” Selama dua tahun masa jabatannya, Hansi Flick secara konsisten menolak mengungkapkan percakapan pribadi pemain kepada publik, tetapi kali ini ia tiba-tiba mempublikasikan pembicaraan mereka, sehingga merugikan dan merendahkan sang pemain.
Babak 5: Setelah kemenangan dominan Barcelona 5-0 atas Elche, Hansi Flick kembali membahas hal itu, hanya sedikit mengubah ucapannya: “Saya tidak meminta dia meninggalkan Barcelona. Saya berbicara dengannya pagi ini dan mengatakan bahwa saya merasa dia tidak sepenuhnya fokus. Saya hanya memintanya untuk merapikan pikirannya, dan kami akan berbicara lagi besok. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia setuju.”
Sedikit demi sedikit, Hansi Flick telah mengikis posisi Alejandro Balde di dalam klub. Bukan untuk membantunya menemukan kembali performanya, juga bukan untuk memicu harga dirinya, melainkan untuk mendorongnya menuju pintu keluar dan mengamankan biaya transfer yang besar. Alejandro Balde sama sekali tidak menyangka akan diperlakukan seperti ini di depan umum oleh pelatih kepalanya. Banyak rekan setimnya juga sama terkejutnya, namun tak satu pun angkat bicara membelanya. Inilah yang sering terjadi ketika pelatih kepala secara langsung menunjuk para kapten tim.




