none

Empat Keputusan Kontroversial di Argentina vs Mesir: Analisis VAR Archivo VAR Mengonfirmasi Setiap Keputusan Sudah Tepat

Vincenzo Golazzo
icon_like_uncheck8

Pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Argentina melakukan kebangkitan dramatis dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 dan melaju ke perempat final. Sejumlah keputusan wasit selama pertandingan memicu perdebatan luas di kalangan suporter dan pengamat.

Artikel ini meninjau setiap keputusan yang diperdebatkan, dengan mengacu pada analisis teknis yang diterbitkan oleh lembaga tinjauan VAR terkemuka, Archivo VAR.

Keputusan 1 – Menit ke-19: Hassan melanggar Nicolás Tagliafico, wasit memberikan penalti

Putusan Archivo VAR: Keputusan tepat ✅.

Bek kiri Argentina itu lebih dulu menjangkau bola sebelum jelas dijatuhkan oleh pemain sayap Mesir.

Keputusan 2 – Menit ke-58: Mesir mencetak gol, wasit menganulir gol setelah tinjauan VAR atas pelanggaran Atiya terhadap Lisandro Martínez

Putusan Archivo VAR: Keputusan tepat ✅. 

Atiya menginjak kaki tumpu Lisandro Martínez yang sedang menapak, sehingga menghambat pergerakannya. Pelanggaran itu terjadi dalam rangkaian serangan yang sama setelah Mesir merebut kembali penguasaan bola, sehingga menjadi insiden yang dapat ditinjau.

Alasan Intervensi VAR

Injak ringan ini membawa konsekuensi besar terhadap jalannya pertandingan. Meski kontaknya tidak terlalu keras, hal itu sepenuhnya menghentikan momentum Martínez ke depan, membuatnya tidak bisa melanjutkan larinya.

Keputusan 3 – Menit ke-90+2, sebelum gol ketiga Argentina: Alexis Mac Allister menarik lawannya hingga terjatuh; wasit membiarkan permainan berlanjut

Putusan Archivo VAR: Keputusan tepat ✅. 

Meski ada tarikan ringan pada jersey, kontak tersebut tidak cukup untuk mengganggu keseimbangan atau pergerakan pemain lawan, dan lawannya memilih menjatuhkan diri ke tanah secara sukarela setelah merasakan tarikan itu. Selain itu, bola berada di luar zona permainan aktif di antara kedua pemain.

Keputusan 4 – Menit ke-90+2, sebelum gol ketiga Argentina: Mohamed Salah memotong ke dalam dan direbut bolanya oleh Julián Álvarez; wasit membiarkan permainan berlanjut

Putusan Archivo VAR: Keputusan tepat ✅. 

Penyerang Argentina itu merebut bola lebih dulu dengan bersih, dan kontak fisik minimal setelahnya tidak termasuk pelanggaran yang dapat dihukum. Tidak ada pelanggaran sebelumnya yang dapat ditinjau dalam proses terjadinya gol ketiga Argentina yang menjadi penentu kemenangan.